"SELAMAT DATANG DI BLOG UPTD PUSKESMAS SUKAINDAH DINKES KAB.BEKASI"

Rabu, 18 Mei 2011

PERTEMUAN SOSIALISASI JAMPERSAL BAGI BIDAN DESA, BIDAN SWASTA, SPKDS DAN DUKUN BAYI DIPUSKESMAS SUKAINDAH KEC. SUKAKARYA KAB. BEKASI 5 MEI 2011

 
Untuk Menekan bahkan meniadakan akan terjadinya AKI dan AKB jajaran Puskesmas Sukaindah pada tanggal 5 Mei 2011 mengundang mitra kerja yang berada diwilayahnya antara lain Bidan Praktek Swasta, SPKDS, Bidan Desa, Dukun Bayi dan mengundang Ketua PPNI Kabupaten Bekasi Bapak Asep Sardi, SKM. Kepala Puskesmas Sukaindah Bapak Hariri, SKM, MM, MEpid memberikan materi mengenai akibat terjadinya AKI, AKB sekaligus cara penanggulangannya dan mensosialisasikan JAMPERSAL yang merupakan program pemeriksaan kehamilan ( Antenatal ) dan sekaligus teken kontrak ( MOU ) kepada Bidan Desa, Bidan Praktek Swasta dan Dukun Bayi yang isinya kerja sama mengenai biaya persalinan normal ataupun dengan tindakan sampai merujuk kerumah sakit. Sedangkan Pa Asep Sardi, SKM memberikan materi tentang undang2 kesehatan dan cara membuat perizinan bagi teman2 yang belum membuatnya. Kementrian Kesehatan telah resmi meluncurkan program Jampersal ( Jaminan Persalinan ) untuk membantu ibu-ibu melahirkan secara gratis di fasilitas kesehatan pemerintah dan juga swasta yang sudah menandatangani kerja sama. Ibu hamil kini bisa melakukan persalinan yang dibantu oleh tenaga kesehatan secara gratis dengan hanya bermodalkan KTP saja. Hal ini diharapkan bisa membantu mengurangi angka kematian ibu dan bayi. Pelayanan Jampersal ini tidak hanya sebatas proses perslinan saja, tapi juga meliputi pemeriksaan kehamilan Ante Natal Care ( ANC ), pertolongan persalinan, pemeriksaan post natal care ( PNC ) oleh tenaga kesehatan, selain itu pemeriksaan kehamilan dengan resiko tinggi dan persalinan dengan penyulit serta komplikasi dilakukan secara berjenjang di Puskesmas dan Rumah Sakit berdasarkan rujukan yang ada.
Mudah-mudah dengan mengucapkan Bismillah Hirrohman Nirrohim program Jaminan Persalinan berjalan sesuai dengan rencana pemerintah dan bisa dimanfaatkan oleh orang2 kecil. Bagi para petugas marilah kita bekerja dengan hati, dan bagi Rumah Sakit rujukan yang menerima pasien dengan jaminan janganlah ada kata Tempat Penuh, berilah solusi yang membuat mereka tenang. Untuk temen2 Bidan selamat bekerja.

1 komentar:

Yahya Suhara mengatakan...

Ironisnya, hari ini ada seorang Ibu yang meninggal dunia pasca melahirkan.

Ironisnya di tolong oleh seorang BIDAN,...Bukan DUKUN.

Karenanya dituntut, kebesaran jiwa seorang bidan dan kebersihan hati seorang bidan, serta kesucian lidah seorang bidan, jangan sampai ada azab dari Allah SWT, karena terlalu kotor mulut menjelek-jelekan teman se-Profesinya. Naudzubillah

Posting Komentar